PURANA, kitab apakah itu?

View previous topic View next topic Go down

PURANA, kitab apakah itu?

Post  sakradeva on Fri Jan 30, 2009 3:24 pm

saya pernah post tulisan ini di situs "tetangga" namun ga ada salahnya untuk saya posting kembali disini.

seperti kita ketahui sebelum mendalami Weda ( Sruti) berbagai tahapan harus dilewati oleh seseorang guna memantapkan pemahaman dasar2 yang nanti akan diserap saat mempelajari Weda, salah satu langkah awal... mereka di sarankan untuk mempelajari Itihasa dan Purana

Itihasa yang kita ketahui adalah Ramayana dan MahaBharata, namun sangat sedikit diantara kita yang mengenal Purana, padahal banyak kisah menarik dan ajaran mulia yang terkandung didalamnya seperti halnya 2 Epos besar tersebut didepan.

Thread ini semoga menjadi ajang share pengetahuan kita tentang Purana

Oke deh kita mulai berbicara tentang Purana

sakradeva
Atiti
Atiti

Posts : 42
Join date : 2009-01-23

View user profile

Back to top Go down

Lanjut Purana

Post  sakradeva on Fri Jan 30, 2009 3:25 pm

PURANA

Dikisahkan setelah menyusun MahaBharata Weda Vyasa yang ke 28 ( Maharsi Khrisna Dvipayana ) menyusun 18 Mahapurana dan 18 Upapurana ( seperti halnya kitab2 Veda (Sruti; catur Veda.) Purana sisusun dalam tulisan jauh setelah kisah tersebut berkembang, sehingga tiap Purana banyak ditemukan Versinya ) agar umat Hindu semakin tertuntun dan mendapat cerminan dalam melaksanakan Ajaran Weda.
Purana terdiri atas lima topik Utama ( Panca Laksana )
1. Tentang Penciptaan semesta ( pratisarga, sarga dan Pralaya), 2.Geografi 3. kisah kisah Para Dewa dan berbagai kisah lainnya 4.Manvantara (waktu, jaman yuga dan Manu ) 5.Silsilah (Suryawamsa dan Chandrawamsa)
Keseluruhan Mahapurana terdiri atas ± empat Laksa (400.000) Sloka. Dan Krsna Dvipayana dipercaya sebagai penyusunnya ( ada lagi kepercayaan bahwa Mahapurana yang disusun oleh Vedavyasa mempunyai satu crore Sloka, karena jumlah tersebut sangat sulit untuk dibaca oleh manusia biasa, beliau merangkum purana purana tersebut dalam empat laksa Sloka saja; Siva Purana ). Atau dengan kata lain Vedavyasa telah menyusun suatu Purana asli yang dikenal dengan nama Purana Samhita, beliau kemudian mengajarkan Purana ini kepada muridnya Lomaharsana atau Romaharsana yang kemudian menceritakan Purana Samhita itu kepada umum, dari cerita Lomaharsana tersebut terbetuklah Mahapurana tersebut;
[Roma ( rambut ) Harsana ( bergetar ), setiap orang yang mendengar cerita Romaharsana membuat bulu tubuh (bulu roma ) orang yang mendengarkannya berdiri karena terpengaruh oleh indah, seram dan sebagainya dari cerita Purana beliau]
Dengan demikian dinyatakan bahwa Purana tidak disusun oleh seorang pun pengarang lain, pada setiap kurun waktu. Hanya saja beberapa pengarang telah menambahkan cerita dan embel embel hingga naskah ini berkembang lebh banyak jadi sangatlah mungkin beberapa bagian Puranan disusun sekitar 500 tahun sebelum masehi
Kebanyakan Sarjana Menyetujui bahwa Mahapurana disusun dalam bentuk akhir antara 1000-300 tahun sebelum masehi.

Karakter Purana itu sendiri yg dalam penjabarannya akan selalu mengagungkan salah satu Dewa Trimurti ( mengingat dalam manusia dipengaruhi 3 sifat dasar Tri Guna : satwam = kebaikan Rajas= Nafsu/gairah Tamas= kegelapan (kebodohan)
Rajasika Purana : Mengagungkan Dewa Brahma
Sattwika Puranan : Mengagungkan Vishnu
Tamasika Purana : Mengagungkan Shiva
Hal yang menarik dalam Purana adalah satu Purana dengan Purana yang lain mengisahkan peristiwa yang sama dengan versi yang berbeda ( sepintas seperti kontradiksi, namun sebenarnya mengajarkan qta untuk menilai dan menganalisa sesuatu dari sudut pandang yg berbeda........ )

18 Mahapurana masing-masing :

Rajasika Puranas :
Brahma Purana 9.000
Brahmānda Purana 18.000
Brahma Vaivarta Purana 18.000
Mārkandeya Purana 9.000
Bhavishya Purana 14.000
Vāmana Purana 10.000

Sattwika Puranas :
Vishnu Purana 23.000
Bhagavata Purana 18.000
Nārada Purana 25.000
Garuda Purana 19.000
Padma Purana 55.000
Varaha Purana 24.000

Tamasika Puranas :
Shiva Purana 24.000
Vāyu purana 24.000
Skanda Purana 81.000
Agni Purana 15.000
Matsya Purana 15.000
Kūrma purana 17.000

sakradeva
Atiti
Atiti

Posts : 42
Join date : 2009-01-23

View user profile

Back to top Go down

Sepintas masing masing Purana

Post  sakradeva on Fri Jan 30, 2009 3:27 pm

Brahma Purana
Disebut juga Adi Purana karena merupakan Purana yang disusun, naskah asli purana ini tidak ada lagi, naskah sekarang merupakan rancang ulang dengan bahan-bahan yang dikumpulkan dari MahaBharata, Harivamsa, Vayupurana, Markandeya Purana dan Visnu Purana

Padma Purana
Merupakan Purana terpanjang kedua, menceritakan keagungan Visnu juga terdapat ca3ra cara pemujaan yang berkenaan dengan Visnu

Visnu Purana
tidak seperti umumnya Purana, Visnu Purana terdiri atas 6 bagian Utama sayang ada beberapa bagian Purana ini tidak sesuai dengan naskah aslinya , meski demikian Visnu Purana merupakan satu2nya Purana yg mendekati lima permasalahan yang menjadi karakteristik dari sebuah Purana.

Siva Purana
Ada beberapa ketidaksetujuan tentang apakah SivaPurana ini adalah Mahapurana atau tidak akan tetapi diluar semua pertimbangan, Siva Purana jelas adalah suatu Purana yang penting.

Bhagavata Purana
Seringkali dihubungkan dengan Srimad Baghavata. Srimad Bhagavata ini terbagi menjadi 12 Bagian atau Skanda. Sepuluh skanda diantaranya merupakan skanda yang terpanjang. Srimad ini paling terkenal di kalangan umat karena menceritakan kehidupan ζri Khrisna

Narada Purana
Juga dikenal sebagai Vhrat Naradeya, karena aslinya purana ini diceritakan oleh Devarsi Narada

Markandeya Purana
Purana ini merupakan Purana tersingkat, didalamnya ada sebuah naskah yg dikenal sebagai ’Candi’ yg dibaca oleh hampir sebagian penduduk India khususnya di India Timur. Ada hubungan erat antara Markandeya Purana dengan Mahabharata, banyak pertanyaan yang tidak terjawab bila seseorang membaca MahaBharata akan terjawab dalam Markandeya Purana.

Agni Purana
Dipercaya di karang oleh Agni (deva Api) sendiri lalu diajarkan kepada Rsi Vasistha, Agni Purana merupakan satu satunya Purana yang penuh dengan ritual upacara. Sehingga dikatakan Agni Purana merupakan Purana terakhir yang disusun, sehingga semua cerita-cerita telah dimuat dalam Purana Purana lain yang tersisa adalah masalah ritual upacara saja, disamping Ritual juga ditonjolkan tentang wujud pemujaan patung dewa dewi, tempat tirthayatra, upacara kremasi, tapabrata, ilmu firasat dll.

Bhavisya Purana
Merupakah naskah yang menceritakan tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang. Bhavisya merupakan bentuk future tense dari ‘bhu’ yang artinya akan terjadi. Banyak Wahyu dan ramalan yang termuat di Bhavisya Purana. Purana ini juga menceritakan tetntang dinasti2 yang akan memerintah di jaman Kaliyuga. Bahkan Bhavisya Purana juga memeuat tentang Nabi Noah ( Nuh ), Nabi Adam, Allah bahkan Putri Victoria

Brahmavaivarta Purana
Purana ini menceritakan tentang Brahma dan penciptaan melalui vivartana ( evolusi ) Brahma. Dalam naskah ini Vedavyasa menjelaskan tentang pengetahuan Brahma

Linga Purana
Dalam Daftar Maha purana Linga Purana menduduki urutan kesebelas, namun tidak berarti Linga Puranan berada di urutan kesebelas dalam penyusunannya, ada banyak ritual upacara dalam naskah ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa Linga Puranan disusun ketika Agama Hindu telah menjadi semakin Ritualistik. Tahun penyusunannya mungkin berkisar antara 800-900 sebelum masehi. Bahasa linga Purana ini cukup sulit untuk dimengerti, komposisi naskah juga tidak seindah Purana lain, kalimatnya masih berliku2 hingga memeahaminya relatif sulit.

Varaha Purana
Khusus mengagungkan Visnu dalam inkarnasinya sebagai babi hutan (Varaha). Kadang-kadang Purana ini juga disebut Visnawa Purana karena isinya langsung diceritakan Visnu dalam wujud Varaha kepada Prthivi ( Dewi Bumi), aslinya naskah ini terdiri atas 24 ribu Sloka dan yang tertinggal sekitar 10 Ribu Sloka saja, bagian2 yang hilang menceritakan tentang penciptaan, Vamsanucarita ( keturunan raja-raja) dan Manvatara. Sedangkan yang tertinggal hanya berisikan doa-doa, aturan-aturan upacara dan cerita tentang tempat suci.

Skanda Purana
Sakanda Purana merupakan Purana terpanjang dalam Mahapurana. Purana ini dianggap karya Vedavyasa kedua setelah MahaBharata, didalam Skanda Purana juga memeuat beberapa cerita Mahabharata didalamnya. Para Sarjana juga sepakat Skanda Purana bukanlah suatu kesatuan karya. Naskah Skanda Purana yang ada sekarang merupakan kompilasi dari naskah-naskah skanda Purana yang ada di berbagai wilayah di India. Ada dua alternatif tentang siapa yang menurunkan naskah ini, pertama tentu saja diasosiasikan kepada Putra Siva dan Parvati, Skanda jenderal para Dewa lalu beliau menurunkan kepada Rsi Brghu lalu Rsi Brghu menurunkan kepada Rsi Chyavana dan Rsi Rcika lalu Vedavyasa yang merangkum naskah dari kedua Rsi tersebut . Beberapa ahli menelusuri bahwa Sakti Siva yaitu Parvati yang menurunkan Skanda Purana kepada Puteranya Skanda, Nandi ( pengawal Siva) menerima naskah ini dari Skanda lalu menurukan kepada Rsi Atri.

Vamana Purana
Adalah purana yang isinya pendek. Purana ini dibagi menjadi dua bagian,nazca ini berhubungan dengan Avatara Visnu yaitu Vamana ( manusia cebol )

Kurma Purana
Nama Karma Purana juga berhubungan dengan avatara Visnu. Kurma berarti kura kura. Dalam wujud inkarnasi inilah Visnu menyampaikan isi Purana ini, makanya nama Purana mengikuti. Purana ini terdiri dari empat bagian yaitu Brahmi, Bhagavati, Souri dan Vaisnavi. Namun satu satunya bagian yang kita jumpai hanyalah Brahmi. Oh ya mungkin Anda sudah biasa mendengar Gita (Bhagavad Gita ) yang diajarkan Krishna kepada Arjuna. Anda juga pasti tahu Gita tersebut adalah bagian dari Mahabharata ( Bhisma Parwa ), yang mungkin belum anda ketahui adalah jumlah kitab Bhagavad Gita ini lebih dari satu, untuk membedakan Gita ini dengan yang lainnya orang harus menyebut secara lengkap Gita ini yaitu Srimadbhagavata Gita, karena ada juga Gita yang merupakan bagian dari Kurma Purana yang dinamakan Isvara Gita.

Mastya Purana
Purana ini dinamakan Mastya Purana karena diturunkan oleh Visnu dalam wujud avatara Mastya ( ikan )

Garuda Purana
Naskah yang berukuran sedang, dinamakan Garuda Purana karena diturunkan oleh burung Dewata Garuda kepada Rsi Kasyapa.

Brahmanda Purana
Purana ini selalu menjadi urutan terakhir dalam Mahapurana

Vayu Purana
Diatas dalam urutan keempat ada dua Purana yang menempatinya, hal ini disebabkan karena adanya ketidaksetujuan tentang Mahapurana keempat, apakah Siva Purana atau Vayu Purana, dalam Mastya Purana dan Narada Purana bahwa Vayu Purana lah menempati urutan keempat. Dan tidak ada jalan untuk menegahi hal ini
Vayu purana pertama kali diturunkan oleh Vayu ( Dewa Angin )

Demikian sedikit pengenalan tentang Mahapurana

Semoga Bermanfaat

sakradeva
Atiti
Atiti

Posts : 42
Join date : 2009-01-23

View user profile

Back to top Go down

Re: PURANA, kitab apakah itu?

Post  kakul on Sat Jan 31, 2009 10:29 am

Wow lengkap bro. Keep on posting !

kakul
Atiti
Atiti

Posts : 35
Join date : 2009-01-24

View user profile

Back to top Go down

Re: PURANA, kitab apakah itu?

Post  JakaLoco on Fri Feb 06, 2009 8:18 am

Bhavisya Purana
Merupakah naskah yang menceritakan tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang. Bhavisya merupakan bentuk future tense dari ‘bhu’ yang artinya akan terjadi. Banyak Wahyu dan ramalan yang termuat di Bhavisya Purana. Purana ini juga menceritakan tetntang dinasti2 yang akan memerintah di jaman Kaliyuga. Bahkan Bhavisya Purana juga memeuat tentang Nabi Noah ( Nuh ), Nabi Adam, Allah bahkan Putri Victoria

yg bener bro????
postingin yg lengkap donk ttg Bhavisya Purana!
jangan2 presiden RI berikutnya udah tertulis di kitab ini!!! Twisted Evil

JakaLoco
Atiti
Atiti

Posts : 11
Join date : 2009-02-04

View user profile

Back to top Go down

Re: PURANA, kitab apakah itu?

Post  kakul on Fri Feb 06, 2009 8:52 am

Iya bro, diceritain yang lebih lengkap gitu, sebab pernah baca sih (cuman gak yakin), katanya Muhammad juga ada dalam kitab Weda (entah Weda yang mana) bahkan dikatakan disana kalau Muhammad adalah Kalki Awatara (apa lagi nih). Apa bro sakradeva pernah baca tentang ini ?

kakul
Atiti
Atiti

Posts : 35
Join date : 2009-01-24

View user profile

Back to top Go down

Re: PURANA, kitab apakah itu?

Post  sakradeva on Sat Feb 07, 2009 1:11 pm

http://bhavishyapuran.blogspot.com/
Translation

[From the third part of the Pratisarga Parva.]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Shri Suta Gosvami said: In the dynasty of king Shalivahana, there were ten kings who went to the heavenly planets after ruling for over 500 years. Then gradually the morality declined on the earth. At that time Bhojaraja was the tenth of the kings on the earth. When he saw that the moral law of conduct was declining he went to conquer all the directions of his country with ten-thousand soldiers commanded by Kalidasa. He crossed the river Sindhu and conquered over the gandharas, mlecchas, shakas, kasmiris, naravas and sathas. He punished them and collected a large ammount of wealth. Then the king went along with Mahamada (Muhammad), the preceptor of mleccha-dharma, and his followers to the great god, Lord Shiva, situated in the desert. He bathed Lord Shiva with Ganges water and worshipped him in his mind with pancagavya (milk, ghee, yoghurt, cow dung, and cow urine) and sandalwood paste, etc. After he offered some prayers and pleased him.


Suta Goswami said: After hearing the king’s prayers, Lord Shiva said: O king Bhojaraja, you should go to the place called Mahakakshvara, that land is called Vahika and now is being contaminated by the mlecchas. In that terrible country there no longer exists dharma. There was a mystic demon named Tripura(Tripurasura), whom I have already burnt to ashes, he has come again by the order of Bali. He has no origin but he achieved a benediction from me. His name is Mahamada(Muhammad) and his deeds are like that of a ghost. Therefore, O king, you should not go to this land of the evil ghost. By my mercy your intelligence will be purified. Hearing this the king came back to his country and Mahamada(Muhammad) came with them to the bank of the river Sindhu. He was expert in expanding illusion, so he said to the king very pleasingly: O great king, your god has become my servant. Just see, as he eats my remnants, so I will show you. The king became surprised when he saw this just before them. Then in anger Kalidasa rebuked Mahamada(Muhammad) “O rascal, you have created an illusion to bewilder the king, I will kill you, you are the lowest..."



That city is known as their site of pilgrimage, a place which was Madina or free from intoxication. Having a form of a ghost (Bhuta), the expert illusionist Mahamada(Muhammad) appeared at night in front of king Bhojaraja and said: O king, your religion is of course known as the best religion among all. Still I am going to establish a terrible and demoniac religion by the order of the Lord . The symptoms of my followers will be that they first of all will cut their genitals, have no shikha, but having beard, be wicked, make noise loudly and eat everything. They should eat animals without performing any rituals. This is my opinion. They will perform purificatory act with the musala or a pestle as you purify your things with kusha. Therefore, they will be known as musalman, the corrupters of religion. Thus the demoniac religion will be founded by me. After having heard all this the king came back to his palace and that ghost(Muhammad) went back to his place.



The intelligent king, Bhojaraj established the language of Sanskrit in three varnas - the brahmanas, kshatriyas and vaisyas - and for the shudras he established prakrita-bhasha, the ordinary language spoken by common men. After ruling his kingdom for 50 years, he went to the heavenly planet. The moral laws established by him were honored even by the demigods. The arya-varta, the pious land is situated between Vindhyacala and Himacala or the mountains known as Vindhya and Himalaya. The Aryans reside there, but varna-sankaras reside on the lower part of Vindhya. The musalman people were kept on the other side of the river Sindhu.



On the island of Barbara, Tusha and many others also the followers of Isamsiha were also situated as they were managed by a king or demigods.


tak coba terjemahin nih ....

[Dari ketiga bagian dari Pratisarga parva.]

Shri SUTA Gosvami berkata: Pada raja dari dinasti Shalivahana, terdapat sepuluh raja yang pergi ke Sorga setelah memerintah selama lebih dari 500 tahun. Kemudian secara bertahap terjadi penurunan moralitas di bumi. Pada saat itu Bhojaraja adalah salah satu dari sepuluh dari raja-raja di bumi. Ketika melihat bahwa hukum moral telah menurun ia pergi menaklukan seluruh penjuru negeri dengan sepuluh ribu tentara yang dipimpin oleh Kalidasa. Dia menyebrangi sungai Sindhu dan menaklukkan kaum gandharas, mlecchas, shakas, kasmiris, naravas dan sathas. Dia menghukum mereka serta mengumpulkan sejumlah besar upeti. Kemudian raja pergi bersama Mahamada (Muhammad), seorang pendidik/penyebar ajaran dari kaum mleccha, dia juga pengikut agung dari Deva Shiva di gurun. Dia memandikan (lingga) Deva Shiva dengan air gangga dan memuja dengan pancagavya (susu, ghee, yoghurt, kotoran dan air seni ==== bener ga?) dan pasta, memanjaatkan doa dan memuja Beliau (Deva Shiva).


SUTA Goswami mengatakan:
Setelah mendengar doa sang Raja, Deva Shiva bersabda: "Wahai raja Bhojaraja, kau harus pergi ke tempat yang disebut Mahakakshvara, tanah yang disebut Vahika dan sekarang sedang kejangkitan oleh kaum mleccha. Yang dahsyat di negara itu tidak ada lagi dharma. Asura bernama Tripura (Tripurasura), yang telah saya bakar menjadi abu, dia datang lagi atas perintah dari Bali (Maha Bali seorang raja Rakhsasa). Dia tidak memiliki asal tetapi dia mendapat anugerah dari saya. namanya Mahamada (Muhammad) dan perbuatan-perbuatannya yang seperti Asura. Oleh karena itu, ya raja, Anda tidak perlu pergi ke negeri ini yang penuh kejahatan. Oleh berkat Ku pikiran anda akan disucikan.
raja kembali ke negerinya dan Mahamada (Muhammad) bersama dengan mereka pergi ke sungai Sindhu.
Dia adalah seorang ahli ilusi, sehingga ia berkata kepada raja dengan hati2/lembut : O Maha Raja , saya telah membuat Tuhan anda menjadi hamba saya. Lihat saja, dia makan (persembahan) bekas saya, jadi saya akan memperlihatkan kepada anda.
Raja menjadi terkejut ketika ia melihat hal ini sebelum mereka. Kemudian dengan marah Kalidasa memarahi Mahamada (Muhammad) "O bangsat, Anda telah membuat sebuah ilusi untuk membingungkan raja, saya akan membunuh Anda, Anda adalah Pendosa/mahluk rendah ..."



Kota yang dikenal sebagai tempat ziarah, yaitu Madina (bebas dari kemabukan). Dengan menggunakan wujud Bhuta, ahli ilusi Mahamada (Muhammad) muncul pada malam hari di depan Raja Bhojaraja dan berkata:
"Ya raja, agamamu tentu saja dikenal sebagai yang terbaik di antara semua agama. Aku akan tetap mendirikan ajaran sesat (terrible and demoniac) sesuai perintah Deva (Shiva). Ciri ciri pengikutnya bahwa mereka akan pertama-tama akan memotong kemaluan mereka (disunat?), tidak memiliki shikha, namun memelihara janggut, yang jahat, bersuara dan memakan segala. Mereka makan daging binatang tanpa melakukan ritual apapun. Ini adalah pendapat saya. Mereka akan melakukan penyucian dengan musala atau alu seprti halnya anda menyucikan sesuatu dengan rumput kusha. Oleh karena itu, mereka akan dikenal sebagai musalman, perusak Ajaran agama. demikianlah agama sesat yang akan saya dirikan. Setelah mendengar semua ini raja kembali ke istananya dan (Muhammad) pergi kembali ke tempatnya.



Raja yang cerdas, Bhojaraj menetapkan bahasa Sansekerta dalam tiga varnas - yang brahmanas, kshatriyas dan vaisyas - dan untuk kaum shudras ia didirikan prakrita-bhasha, bahasa yang digunakan oleh manusia biasa. Setelah memerintah kerajaannya selama 50 tahun, dia pergi ke surga. Moral yang ditetapkan oleh undang-undang yang dia dihormati bahkan oleh mahluk surga. Yang arya-varta, saleh tanah yang terletak antara Vindhyacala dan Himacala atau pegunungan dan dikenal sebagai Vindhya Himalaya. kaum Arya yang berada di sana, tetapi Varna-sankaras berada di bawah bagian dari Vindhya. Musalman orang-orang yang bertempat tinggaldi sisi lain dari sungai Sindhu.



Di pulau Barbara, Tusha dan banyak orang lain juga pengikutnya dari Isamsiha juga terletak karena dikelola oleh seorang raja atau mahluk surga.

(mungkin saya banyak kesalahan dalam menterjemahkan, mudah2 an ada yang memperbaiki )

sakradeva
Atiti
Atiti

Posts : 42
Join date : 2009-01-23

View user profile

Back to top Go down

Re: PURANA, kitab apakah itu?

Post  sakradeva on Sat Feb 07, 2009 1:14 pm

JakaLoco wrote:
yg bener bro????
postingin yg lengkap donk ttg Bhavisya Purana!
jangan2 presiden RI berikutnya udah tertulis di kitab ini!!! Twisted Evil

waduuh klo masalah Presiden RI saya lum pernah baca itu broo Laughing

sakradeva
Atiti
Atiti

Posts : 42
Join date : 2009-01-23

View user profile

Back to top Go down

Re: PURANA, kitab apakah itu?

Post  adit38 on Thu Feb 12, 2009 9:29 am

JakaLoco wrote:

yg bener bro????
postingin yg lengkap donk ttg Bhavisya Purana!
jangan2 presiden RI berikutnya udah tertulis di kitab ini!!! Twisted Evil


presiden RI mudahan bukan dari PKS ajah

adit38
Atiti
Atiti

Posts : 38
Join date : 2009-01-23
Age : 36
Location : Paya - NTB

View user profile http://adit38.wordpress.com/

Back to top Go down

Re: PURANA, kitab apakah itu?

Post  Sponsored content Today at 7:06 am


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum